You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa KRANGGAN
Logo Desa KRANGGAN
KRANGGAN

Kec. GALUR, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE PEMERINTAH KALURAHAN KRANGGAN

Kalurahan Kranggan Gelar Rapat Pola Tanam dan Pengolahan Lahan Masa Tanam I Tahun 2026

Admin Kranggan 31 Juli 2026 Dibaca 1 Kali
Kalurahan Kranggan Gelar Rapat Pola Tanam dan Pengolahan Lahan Masa Tanam I Tahun 2026

Pemerintah Kalurahan Kranggan menggelar Rapat Pola Tanam dan Pengolahan Lahan Masa Tanam I (MT I) Tahun 2026 pada Kamis (30/7/2026) di Gedung Serba Guna Kalurahan Kranggan. Kegiatan diikuti  oleh Kawat Kemakmuran Kapanewon Galur, Juru Pengairan DI Sapon, BPP Galur, pentraktor Gapoktan, Lurah dan Pamong Kalurahan, serta perwakilan petani dari masing-masing kelompok tani.

Juru Pengairan DI Sapon menyampaikan bahwa aliran air irigasi tetap akan dibuka mulai 1 Agustus 2026. Perbaikan saluran irigasi yang masih belum selesai akan dipercepat. Meskipun terdapat pekerjaan perbaikan yang belum rampung, aliran air tetap direncanakan mengalir pada tanggal tersebut.

Dari BPP Galur disampaikan bahwa realisasi penebusan pupuk bersubsidi di Kranggan baru mencapai sekitar 75 persen. Masih terdapat 62 petani yang belum melakukan penebusan pupuk, sehingga petani diharapkan segera melakukan penebusan sesuai kebutuhan.

BPP Galur juga memperkenalkan teknologi pertanian baru, salah satunya melalui metode tanam benih langsung (tabela). Kalurahan diharapkan dapat membuat demplot sebagai lokasi percontohan agar teknologi tersebut dapat dipelajari dan diterapkan oleh petani.

Adapun hasil kesepakatan rapat meliputi:

  1. Aliran air irigasi tetap mengalir mulai 1 Agustus 2026.
  2. Bangketan atau pematang sawah agar diperkuat dengan lempengan agar tidak ambrol, dengan ketinggian minimal sekitar 50 cm. Pelaksanaannya akan dikawal oleh Lurah bersama Ulu-ulu, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
  3. Mengingat keterbatasan Dana Desa, petani dan seluruh pihak diharapkan bersama-sama menjaga bangketan agar tidak rusak sehingga dapat mengurangi kebutuhan perbaikan yang membutuhkan anggaran.
  4. Tanggal sebar benih: 15–25 Agustus 2026.
  5. Tanggal tanam: 5–15 September 2026.
  6. Perkiraan tanggal panen: 5–15 Desember 2026.
  7. Varietas padi yang digunakan antara lain Mapan, Supadi, Ciherang, atau varietas lain yang telah bersertifikat.
  8. Pentraktor diminta mempersiapkan dan mengolah lahan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.
  9. Kualitas pengolahan lahan agar dijaga dan terus ditingkatkan.
  10. Petani yang membutuhkan pengajuan BBM untuk traktor dapat mengurusnya melalui Kalurahan dengan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan. Tahun ini persyaratan pengajuan lebih banyak sehingga petani diharapkan mempersiapkannya dengan baik.
  11. Petani diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap hama wereng, mengingat pada musim tanam sebelumnya terjadi peningkatan populasi wereng yang cukup tinggi.
  12. Ancaman virus kerdil juga perlu diantisipasi sejak tahap persemaian.
  13. Apabila kelompok tani membutuhkan kegiatan pengendalian hama secara gerakan pengendalian (gerdal), baik untuk wereng maupun tikus, dapat berkoordinasi dengan BPP Galur.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kalurahan Kranggan bersama petani, kelompok tani, pengelola irigasi, BPP, dan seluruh pihak terkait berkomitmen melaksanakan pola tanam secara terencana dan serempak. Koordinasi tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran pengolahan lahan, menjaga ketersediaan air irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mengantisipasi serangan hama dan penyakit tanaman pada Musim Tanam I Tahun 2026.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan