Pemerintah Kalurahan Kranggan bersama Puskesmas Galur II menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Kader Kesehatan pada Rabu, 17 Juni 2026, bertempat di Grha Yudha Taruna Kalurahan Kranggan. Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Dais) Tahun 2026, sebagai upaya memperkuat penanganan stunting dan meningkatkan status gizi ibu hamil di wilayah Kalurahan Kranggan.
Kegiatan berupa Focus Group Discussion (FGD) antara kader kesehatan dan Puskesmas Galur II untuk melakukan evaluasi serta pembahasan tindak lanjut pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang telah berjalan sejak 16 Mei 2026. FGD menjadi sarana untuk mengidentifikasi capaian program, kendala di lapangan, serta menyusun strategi peningkatan efektivitas pelaksanaan PMT.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program PMT yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Dais) Tahun 2026, memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran, serta mengetahui perkembangan kondisi penerima manfaat. Evaluasi juga menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas pendampingan kepada balita stunting dan ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan Pemerintah Kalurahan Kranggan serta Puskesmas Galur II. Memasuki inti acara, peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang membahas hasil pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang telah dimulai sejak 16 Mei 2026. Dalam diskusi tersebut dilakukan review terhadap proses penyaluran PMT, kepatuhan konsumsi penerima manfaat, perkembangan kondisi balita stunting dan ibu hamil KEK, serta berbagai kendala yang dihadapi kader kesehatan selama pendampingan di lapangan. Berbagai masukan dan rekomendasi dari kader maupun tenaga kesehatan menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pada periode berikutnya. Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut guna memperkuat koordinasi antara kader kesehatan, Pemerintah Kalurahan Kranggan, dan Puskesmas Galur II.
Melalui pelaksanaan FGD Kader Kesehatan bersama Puskesmas Galur II, diharapkan Program Pemberian Makanan Tambahan yang didanai melalui Dana Keistimewaan Tahun 2026 dapat berjalan semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka stunting serta peningkatan status gizi ibu hamil di Kalurahan Kranggan. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.