You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa KRANGGAN
Logo Desa KRANGGAN
KRANGGAN

Kec. GALUR, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE PEMERINTAH KALURAHAN KRANGGAN

Tingkatkan Kompetensi Masyarakat, Kalurahan Kranggan Gelar Pelatihan MC Bahasa Jawa Didukung Dana Keistimewaan

Admin Kranggan 24 Juni 2026 Dibaca 2 Kali
Tingkatkan Kompetensi Masyarakat, Kalurahan Kranggan Gelar Pelatihan MC Bahasa Jawa Didukung Dana Keistimewaan

Pemerintah Kalurahan Kranggan menyelenggarakan Pelatihan Master of Ceremony (MC) Bahasa Jawa selama dua hari, yakni pada 23–24 Juni 2026, bertempat di Grha Yudha Taruna Kalurahan Kranggan. Kegiatan ini merupakan salah satu program pelestarian budaya yang didukung melalui Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (Danais) Tahun 2026, sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melestarikan tata bahasa, unggah-ungguh, dan tradisi budaya Jawa.

Pelatihan Master of Ceremony (MC) Bahasa Jawa merupakan kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang kepemanduan acara menggunakan Bahasa Jawa yang baik, benar, dan sesuai unggah-ungguh. Pelatihan ini dirancang agar peserta memiliki kemampuan menjadi pranatacara pada berbagai kegiatan adat, budaya, maupun acara resmi di lingkungan masyarakat.

Kegiatan menghadirkan Drs. R. Yudono Hindri Atmoko sebagai narasumber yang memberikan materi sekaligus membimbing peserta dalam memahami teknik menjadi pranatacara berbahasa Jawa. Peserta terdiri dari unsur masyarakat, perangkat kalurahan, lembaga kemasyarakatan, pemuda, dan warga yang memiliki minat dalam pelestarian budaya Jawa.

Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, yaitu:

  • Selasa, 23 Juni 2026 – Penyampaian materi teori.
  • Rabu, 24 Juni 2026 – Praktik menjadi MC (Pranatacara) Bahasa Jawa.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar pada acara resmi maupun adat, sekaligus mendukung pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program pemanfaatan Dana Keistimewaan di bidang kebudayaan yang bertujuan menjaga keberlangsungan tradisi Jawa di tengah perkembangan zaman.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi teori yang disampaikan oleh Drs. R. Yudono Hindri Atmoko mengenai dasar-dasar kepemanduan acara, etika seorang pranatacara, penggunaan bahasa Jawa sesuai tingkatan tutur (unggah-ungguh basa), penyusunan runtutan acara, teknik vokal, intonasi, artikulasi, serta cara membangun komunikasi yang efektif dengan audiens.

Memasuki hari kedua, seluruh peserta mengikuti sesi praktik menjadi MC atau pranatacara Bahasa Jawa. Peserta diberi kesempatan memandu berbagai simulasi acara, mulai dari pembukaan, penyampaian susunan acara, hingga penutupan. Narasumber memberikan evaluasi dan masukan secara langsung terkait penguasaan materi, kelancaran penggunaan bahasa, sikap, ekspresi, serta teknik penyampaian agar peserta semakin percaya diri dan profesional dalam membawakan acara.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kalurahan Kranggan berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan menjadi pranatacara berbahasa Jawa sehingga mampu berperan aktif dalam berbagai kegiatan adat, budaya, maupun pemerintahan. Dengan dukungan Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga, mengembangkan, dan mewariskan budaya Jawa kepada generasi penerus sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya Kalurahan Kranggan.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan