You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa KRANGGAN
Logo Desa KRANGGAN
KRANGGAN

Kec. GALUR, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE PEMERINTAH KALURAHAN KRANGGAN

Rapat Koordinasi Pengolahan Lahan Sawah Kalurahan Kranggan Bahas Kesiapan Musim Tanam

Admin Kranggan 05 Januari 2026 Dibaca 2 Kali
Rapat Koordinasi Pengolahan Lahan Sawah Kalurahan Kranggan Bahas Kesiapan Musim Tanam

Kranggan, 3 Januari 2026 – Pemerintah Kalurahan Kranggan menggelar Rapat Koordinasi Pengolahan Lahan Sawah pada Sabtu (3/1/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Barat Kantor Kalurahan Kranggan tersebut dimulai pukul 19.30 WIB dan berakhir pada pukul 22.30 WIB.

Rapat dipimpin oleh Sukriyanta dan dihadiri oleh Lurah, Pamong Kalurahan, pentraktor, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Lurah Kranggan.

Dalam sambutannya, Lurah Kranggan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir. Ia meminta para pentraktor memberikan pelayanan terbaik kepada petani serta menjaga ketepatan waktu dan kualitas dalam pengolahan lahan. Pemilik sawah juga diimbau untuk memberikan lempengan di sepanjang pinggir saluran irigasi maupun drainase guna menjaga kondisi bangunan saluran.

Selain itu, Lurah Kranggan memerintahkan Ulu-ulu untuk melakukan inventarisasi terhadap saluran yang mengalami kerusakan akibat aktivitas combine harvester, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

Ketua Gapoktan, Suratman, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kualitas hasil pekerjaan traktor. Ia mengimbau agar pengolahan lahan dilakukan dengan baik dan tidak asal-asalan. Pengolahan lahan juga diharapkan tepat waktu agar jadwal tanam kedelai tidak mengalami kemunduran, dengan target penebaran benih maksimal pada 15 Januari 2026.

Pembahasan inti rapat dipandu oleh Ketua P3A Cipta Boga, Samidi. Dalam kesempatan tersebut disepakati bahwa biaya traktoran tidak mengalami kenaikan, yaitu sebesar Rp280.000 untuk lahan yang bukan bekas panen menggunakan combine dan Rp300.000 untuk lahan bekas panen menggunakan combine. Para pentraktor juga diminta mengutamakan ketepatan waktu pengolahan lahan dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan.

Rapat juga membahas pembayaran IPAIR (iuran untuk kegiatan pembersihan saluran). Para pentraktor diimbau segera menyetorkan iuran tersebut kepada Kamiso selaku Bendahara P3A, mengingat dana akan segera digunakan untuk kegiatan pembersihan. Dalam rapat juga disampaikan agar para pentraktor turut diundang dalam kegiatan atau rapat persiapan Musim Tanam Agustus mendatang.

Sementara itu, salah seorang pentraktor, Parjono, menyampaikan kendala terkait pembelian solar di SPBU Bantengan yang mengalami kekosongan. Ia menanyakan kemungkinan penggunaan rekomendasi pembelian solar di SPBU Barongan. Menanggapi hal tersebut, Lurah Kranggan menjelaskan bahwa hal tersebut belum dapat dilakukan karena surat rekomendasi pembelian solar telah terintegrasi dalam sistem. Kendala tersebut selanjutnya akan disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Kapanewon.

Menutup pembahasan, Kamiso kembali mengimbau para pentraktor agar segera menyetorkan IPAIR karena dana tersebut akan segera dimanfaatkan untuk kegiatan pembersihan saluran.

Rapat koordinasi ditutup pada pukul 22.30 WIB. Melalui rapat ini, seluruh pihak diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan bekerja sama agar pengolahan lahan sawah berjalan tepat waktu, berkualitas, serta mendukung kelancaran musim tanam di Kalurahan Kranggan.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan